Connect with us

Tsunami : Apa yang Harus Kita Lakukan Ketika Menghadapi Bencana Tsunami?

Pengetahuan

Tsunami : Apa yang Harus Kita Lakukan Ketika Menghadapi Bencana Tsunami?

Tsunami : Apa yang Harus Kita Lakukan Ketika Menghadapi Bencana Tsunami?

Sebagai wilayah yang terletak di ring of fire dan pertemuan tiga lempeng dunia, menjadikan wilayah Indonesia rentan terkena berbagai bencana alam, tak terkecuali bencana tsunami. Terlebih lagi, Indonesia dikenal sebagai negara maritim yang banyak memiliki wilayah perairan. Bencana tsunami sendiri dikatakan sebagai peristiwa terjadinya gelombang air laut yang sangat besar dan tinggi lantaran dipicu oleh pergeseran secara tiba-tiba dan pemicu terbesar dari tsunami yakni gempa bumi.

Dalam hal ini, kita dapat mengikuti instruksi peringatan dari pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai antisipasi bencana tsunami. Kendati demikian, kecanggihan teknologi nyatanya tetap tidak dapat membaca 100% datangnya bencana alam tsunami. Oleh karena itulah, disini kita perlu tahu bagaimana cara penyelamatan diri dari tsunami, khususnya ketika kita berada di area dekat pantai maupun dataran rendah.

Hal-hal Penting yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Tsunami

Mengingat bencana tsunami bisa datang kapan saja tanpa bisa kita perkirakan kapan waktu terjadinya, maka dari itu diperlukan persiapan-persiapan penting bagi diri sendiri untuk menghadapi bencana dengan skenario terburuk sekalipun. Terlebih bagi Anda yang mungkin tinggal di dekat pesisir pantai, maka perlu melakukan beberapa hal penting ini ketika terjadi tsunami.

1.   Pastikan untuk Pergi Menjauhi Daerah Pantai

Salah satu tips penting yang perlu Anda lakukan ketika sudah ada informasi mengenai peringatan bencana tsunami dari pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sesegera mungkin untuk menghindari daerah pantai. Terlebih jika dari kejauhan Anda sudah melihat adanya gelombang ombak pantai yang cukup tinggi, maka jangan pernah sekalipun untuk mendekat. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya gelombang yang terjadi.

Sebagai solusi, Anda perlu pergi ke tempat yang lebih tinggi dan bila memungkinkan bisa berlari ke bukit yang paling dekat dengan tempat dimana posisi Anda berada. Adapun jika waktu yang Anda miliki untuk melarikan diri dari bencana tsunami terbilang sedikit, ada baiknya untuk memanjat pohon yang lebih tinggi di sekitarnya. Pastikan bahwa pohon yang dipanjat ini kuat agar dapat menopang tubuh Anda selama melarikan diri dari gelombang tsunami.

2.   Gunakan Benda-benda Terapung yang Dekat Jangkauan

Risiko terjadinya bencana tsunami memang tidak bisa kita elakkan begitu saja, terlebih jika waktu yang kita gunakan untuk melarikan diri tidak ada sama sekali. Oleh karena itu, apabila ada kemungkinan nantinya terseret gelombang tsunami, maka dalam hal ini pastikan Anda langsung mencari barang-barang yang mengapung di dekat jangkauan. Disini Anda bisa memanfaatkan barang-barang apa saja yang berada dekat dengan jangkauan dan bisa untuk menopang tubuh.

Dengan barang-barang tersebut, maka hal ini akan menjadikan Anda bisa mengapung dan tetap berada di atas permukaan air. Sehingga, hal ini akan menjadikan Anda tidak berisiko tenggelam terbawa arus air yang deras lantaran tsunami tersebut.

3.   Selalu Siaga Bila Terjadi Gelombang Tsunami Susulan

Saat terjadi bencana tsunami, bisa kita lihat jelas bagaimana kepanikan orang-orang yang berlarian kesana-kemari untuk menyelamatkan diri agar tidak terseret arus gelombang tsunami tersebut. Namun ketika gelombang tsunami sudah surut, akan terlihat jelas bagaimana orang-orang yang terlihat tenang dan bahkan bisa bernapas lega. Akan tetapi, hal ini jangan menjadikan Anda merasa lengah dan kembali mendekati lokasi terjadinya bencana tsunami tersebut.

Hal ini lantaran kondisi gelombang tsunami pertama ini dikatakan belum sepenuhnya selesai. Sebab biasanya akan sering terjadi gelombang tsunami susulan yang mungkin kondisinya jauh lebih besar dan tinggi dari sebelumnya. Untuk itu, pastikan Anda untuk tetap berada di tempat yang tinggi sampai kondisinya benar-benar dipastikan aman.

4.   Jangan Pernah Mendekati Kawasan Sungai dan Jembatan

Sebelum bencana tsunami benar-benar melanda, biasanya salah satu hal yang sering kali dialami oleh orang-orang yakni akan merasakan yang namanya gempa bumi dengan getaran cukup kuat. Dalam kondisi ini, pastikan Anda untuk jangan dulu mendekati kawasan sungai maupun jembatan. Hal ini dikhawatirkan malah akan membahayakan keselamatan Anda saat mendekat ke kawasan tersebut.

Tentu saja ini dilakukan bukan tanpa alasan lantaran di kawasan sungai dan jembatan biasanya berpotensi terjadi gelombang tsunami yang lebih besar. Dan jika hal ini terjadi, bukan tidak mungkin hal ini akan mengakibatkan kondisi jembatan hancur. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk Anda jangan mendekat ke kawasan sungai maupun jembatan saat terjadi bencana tsunami.

5.   Segera Tinggalkan Kendaraan (Mobil & Motor) Saat Terjadi Tsunami

Ketika Anda sedang dalam posisi mengendarai mobil atau motor dan mengetahui informasi akan datangnya tsunami, maka ada baiknya segera tinggalkan kendaraan tersebut. Ada baiknya untuk segera berlari ke tempat yang tinggi daripada mengendarai mobil ataupun motor. Walaupun mungkin Anda berpikir akan jauh lebih mudah mencapai tempat lain dengan kendaraan, akan tetapi pada faktanya mengendarai kendaraan juga sangat bergantung pada kondisi jalanan untuk mencapainya.

Tentu saja, ini justru akan membuat Anda terpaksa mengikuti arah jalan hingga mengakibatkan potensi untuk menyelamatkan diri dari tsunami lebih kecil. Belum lagi jika potensi jalan rusak maupun longsor jika tsunami disebabkan karena gempa bumi. Untuk itulah, sebaiknya segera tinggalkan kendaraan dan berlari secepat mungkin ke tempat yang lebih tinggi sebagai upaya penyelamatan diri.

6.   Usahakan Jangan Membawa Barang-barang yang Berlebihan

Pada saat datangnya tsunami, sangat disarankan bagi Anda untuk tidak membawa barang yang berlebihan, meskipun mungkin hal itu dinilai sangat berharga bagi Anda. Yang perlu diingat disini adalah, pastikan untuk membawa barang-barang yang penting saja. Tinggalkan perabotan rumah dan benda-benda besar yang ada di rumah.

Sebagai upaya untuk antisipasi, Anda bisa menyiapkan tas darurat yang berisi barang-barang penting untuk menghadapi bencana tsunami. Beberapa barang-barang penting disini bisa berupa dokumen-dokumen penting, kotak P3K, alat penerangan, masker, pelindung kepala dan lain-lain. Dengan barang-barang ini, maka Anda bisa segera menyelamatkan diri tanpa perlu memikirkan barang-barang bawaan.

7.   Segera Pergi ke Tempat Evakuasi Jika Situasi Memungkinkan

Apabila Anda berada di situasi yang memungkinkan ketika bencana tsunami datang, maka hendaklah untuk pergi ke tempat evakuasi yang memang sudah ditentukan oleh pihak terkait. Dalam hal ini, di tempat evakuasi biasanya sudah ada sarana yang cukup untuk penyelamatan. Sehingga, Anda bisa lebih mudah memperoleh tempat yang sudah terbilang layak dan aman dari risiko terseretnya gelombang tsunami nantinya.

Adapun jika situasi tidak memungkinkan untuk Anda lakukan lantaran jarak tempat evakuasi yang terlalu jauh untuk dijangkau, maka Anda bisa mencari bangunan bertingkat dengan konstruksi beton bertulang. Dengan upaya penyelamatan ini, maka risiko terseret gelombang tsunami bisa diminimalisir secepat mungkin. Jadi itulah tadi sekiranya informasi penting yang bisa Anda ketahui dan pahami mengenai beberapa langkah yang perlu dilakukan ketika terjadi bencana tsunami yang melanda. Dengan melakukan beberapa langkah penting di atas, maka bisa dijadikan sebagai upaya penyelamatan diri agar terhindar dari risiko terseret gelombang arus tsunami yang membahayakan nyawa.

Continue Reading
Artikel lain yang mungkin Anda cari...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Pengetahuan

To Top