Wisata Curug Leuwi Hejo Sentul Bogor

Curug Leuwi Hejo, Bogor

37 Ulasan

Kota Bogor atau yang juga sering disebut dengan nama Kota Hujan memang memiliki iklim yang sejuk, jadi jangan heran jika banyak orang yang datang kesini untuk berlibur. Selain itu, tempat wisata di Bogor juga tidak sedikit. Salah satu yang masih menjadi primadona adalah Puncak. Namun meskipun begitu, Puncak bukan satu-satunya tempat wisata yang wajib Kamu kunjungi. Beberapa air terjun atau curug juga sebaiknya Kamu masukkan dalam list tujuan wisatamu, khususnya Curug Leuwi Hejo.

Curug di Bogor ini sedang ngehits-ngehitsnya, sehingga banyak sekali anak muda terlebih pengguna aktif Instagram yang datang kesini. Pasalnya, Curug Leuwi Hejo memiliki keindahan alami yang memanjakan mata, dan juga memiliki cerita misteri dibaliknya, sehingga menjadikan wisatawan semakin penasaran untuk datang kesini. Mulai penasaran? Mari simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Alamat, Rute & Cara Menuju

Lokasi dan Alamat Lengkap:Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor
Akses Jalan:Jalan kecil dan terjal
Jam Buka:Setiap hari (7.00 – 17.00 WIB)
Petunjuk:Google Maps

Lokasi Curug Leuwi Hejo berada di Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Bogor. Kamu cukup menempuh perjalanan dengan jarak 10 km dari kota Bogor atau sekitar 30 – 45 menit saja.

Jika Kamu menempuh perjalanan dari Jakarta, maka Kamu harus melewati Tol Jagorawi dan masuk ke Tol Sentul City, kemudian belok ke kiri menuju Sentul City dan Polsek Babakan Madang, setelah itu jalan lurus dan lokasi Curug Leuwi Hejo berada di sebelah kanan Kamu.

Fakta Menarik (Fun Facts)

Lalu hal apa saja yang akan kamu temukan di curug ini dan apa saja yang dapat kamu lakukan? Berikut ulasannya dibawah ini.

Asal Usul & Misteri

Curug Leuwi Hejo Bogor
Foto by: @uglio_odio

Curug Leuwi Hejo, Bogor baru dibuka pada tahun 2014 oleh sebuah Lembaga yang disebut LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan). Organisasi kemasyarakatan tersebut didampingi oleh pihak Dinas Perhutani mendapatkan izin untuk mengelola wisata Curug Leuwi Hejo dan sekitarnya dengan luas sekitar 4,5 hektar.

Wisata Curug Leuwi Hejo berasal dari dua kata dalam Bahasa Sunda, yaitu Leuwi dan Hejo. Leuwi yang diartikan sebagai tempat yang digunakan sebagai tempat pemandian dengan aliran air yang tenang, dan Hejo artinya hijau. Hijau yang dimaksud adalah jernihnya air yang menimbulkan gradasi biru karena dari pantulan cahaya matahari.

Nama Curug Leuwi Hejo dahulu lebih dikenal dengan sebutan Curug Bengkok, karena aliran sungai dan air terjun Curug Leuwi Hejo ini tidak lurus atau bengkok. Curug ini mulai ramai dibicarakan setelah banyaknya pengunjung yang mempublish ceritanya pada akun sosial media.

Yap, ada cerita mistis yang diyakini penduduk dan beberapa pengunjung disini. Konon katanya ada tokoh yang menjaga tempat ini, dan bagi siapa saja yang berkunjung dengan niatan jelek atau melakukan hal-hal yang tidak sopan seperti berbicara kotor, melakukan hal di luar norma, dan membuang sampah sembarangan akan mendapatkan nasib buruk.

Karena cerita tadi, tidak sedikit orang yang menganggap bahwa Curug Leuwi Hejo angker, padahal hingga saat ini masih belum ada orang yang bisa menjamin 100% cerita tadi, sehingga masih meninggalkan misteri. Namun kabar baiknya, misteri tadi juga membuat setiap pengunjung lebih berhati-hati dan lebih sadar untuk menjaga ucapan serta perbuatannya.

Air Jernih & Segar

Curug Leuwi Hejo Bogor
Foto by: @hadjukemal

Keluar dari cerita mitos di atas, air terjun Leuwi Hejo memang memiliki keindahan yang luar biasa, air yang jernih berwarna tosca karena pantulan cahaya matahari serta rimbunnya tumbuhan hijau membuat wisatawan enggan meninggalkan tempat tersebut.

Berenang & Main Air

Curug Leuwi Hejo Sentul
Foto by: @explorerbunny

Tidak hanya itu saja, wisatawan juga diperbolehkan untuk berenang menikmati jernihnya air disini. Kamu yang ingin mencapai lokasi Curug Leuwi Hejo ini tidak perlu khawatir, selain tempatnya cukup mudah dijangkau, jaraknya dari tempat parkir juga tidak terlalu jauh, sehingga Kamu tidak perlu berjalan terlalu lama.

Selain itu, curug yang memiliki ketinggian sekitar 2 meter ini juga menyediakan banyak spot foto menarik. Hampir seluruhnya masih alami, sehingga Kamu bisa mendapatkan hasil foto yang benar-benar natural.

Bonus 3 Curug

Curug Barong di Bogor
Foto by: @ilhambnf

Bagi Kamu yang hobi menjelajah alam, setelah berkunjung di Leuwi Hejo ini Kamu bisa meneruskan ke 3 curug lain. Curug tersebut diantaranya adalah Curug Barong, Curug Cepet & Curug Leuwi Lieuk. Kamu dapat melakukan trekking menuju lokasi terdekat yakni Curug Barong. Tentu untuk mencapai tujuan Kamu harus jalan kaki dengan jalur yang menanjak dan terjal.

Harga Tiket Masuk (HTM)

Harga Tiket Masuk:Rp. 20.000 (Dewasa)
Rp. 10.000 (Anak – anak)
Biaya Parkir:Rp. 5.000
Lain – Lain:Rp. 20.000 (Ojek dari Parkiran ke Lokasi)
Rp. 3.000 (Toilet)

Fasilitas

Fasilitas Umum:Area parkir, kamar mandi dan saung.
No Telepon:

Menikmati view alam dan keindahan curug, Kamu hanya memerlukan budget yang bisa dibilang cukup murah. Kamu juga akan dimudahkan dengan beberapa fasilitas penunjang seperti tempat parkir yang luas, toilet, gazebo untuk bersantai, dan beberapa warung makan agar Kamu tidak kelaparan saat berkunjung ke curug.

Jika Kamu berasal dari luar Kota Bogor, di sekitar objek wisata ada beberapa penginapan seperti hotel dan homestay dengan harga yang tidak terlalu mahal, hanya sekitaran 300 ribuan – 1 juta rupiah saja.

Tips Saat Berkunjung

Karena objek wisata ini berupa curug, disarankan Kamu membawa baju ganti untuk berjaga-jaga jika nantinya terkena air, baik hanya terkena percikan saja maupun karena Kamu ingin berenang. Untuk berhemat, Kamu juga disarankan membawa bekal makan sendiri, meskipun di lokasi sudah terdapat beberapa warung makan.

Objek wisata Curug Leuwi Hejo ini sangat cocok bagi Kamu yang sedang merasa stress, karena pemandangan yang disajikan mampu membuat pikiran menjadi lebih tenang. Tidak hanya itu, berkunjung bersama teman atau keluarga juga akan membuat liburan Kamu lebih menyenangkan.

37 Ulasan Pengunjung Curug Leuwi Hejo, Bogor

  1. Terletak di aliran kali Cieungsi, luewi hejo ini berarti hulunya. . . Pernah denger kan kali Ciluengsi? Yg hboh kmrn gagara ada pabrik yg ngecor pembuangan limbahnya ke kali ini. . . Kebongkar waktu kemarau, aliran air kecil kelihatan tuh instalasi paralon pabrik yg buang limbah.. . Letaknya di Babakan Madang, tau? Pasti ga tau yak… Tapi kalo gue bilang Sentul tau dong.. . . Nah.. Di situlah.. Kecamatannya itu Babakan Madang. . . Namanya hulu, airnya masih bening banget agak dingin.. . . Cocok yang mau main air, … Kalo mau berenang bisa naik lagi ke ataa ke luwi lieuk atau naik lagi ke leuwi Baliung. . . Dikedua leuwi itu ada kolam yang cukup lebar dan dalam. Tapi awas ya.. Berhati2.. Konon ada pusaran air yang biaa nyedot pengunjung. . . Atau jika cuaca hujan atau mendung jauh2 dah dari aliran Kali. Takutnya air bah. . . Rekomendasilah.. Buat yg di sekitaran Bekasi atau Jakarta. . . Rencana minggu depan Kita mau kemping di sini. Lagi nyari spot yang aseeek. . . Thanks

  2. Tempat tersembunyi di atas sentul. Untuk ke sana masih bisa dengan mobil namun cukup banyak tanjakan curam. Dari Jakarta keluar di Sentul Selatan, kemudian melewati jungleland. Kemudian akan melewati jalan perkampungan penduduk. Beratnya medan mengarah ke lokasi akan terbayar dengan jernih nya air curug yang segar. Sangat disarankan untuk sepagi mungkin ke sana. Karena kalau sudah agak siang akan cukup ramai. Kebetulan kemarin kami sampai di lokasi sekitar jam 7. Saat itu hanya ada kami sekeluarga dan beberapa orang lain sehingga cukup leluasa mengekaplorasi lokasi sekaligus cari spot foto menarik. Tempat ini sangat direkomendasikan.

  3. Kabupaten Bogor nampaknya memang kaya dengan curug nan indah permai. Ada lumayan banyak curug instagramable yang patut kita kunjungi. Dan Curug Leuwi Hejo ini adalah satu di antaranya.. Meski jaraknya agak jauh dari Kota Bogor, namun akses ke sini masih terbilang mudah dengan kondisi jalan yang tergolong bagus.. Saya ke sini tanggal 7 November 2019, yang notabene bukan hari libur, namun curug dipenuhi pengunjung.. Bagi Bolang macam saya, menyusuri aliran sungai untuk mencari lokasi yang lebih jarang dijamah adalah pilihan terbaik.

  4. Awalnya saya skiptis dgn review yg ada. Setelah dijalani sangat bertolak belakang dgn review yang ada. Secara harga objek wisata ini masih make sense utk ukuran wisatawan lokal. Dan curugnya bener2 alami serta bikin kamu betah utk berlama-lama. Dan sekali lagi tdk ada pungli disana dan masyarakatnya masih menjunjung tradisi setempat. Hanya saja yg perlu ditingkatkan adalah terkait pengelolaan limbah sampah, perlu diber tempat sampah pd beberapa titik curug. Bener2 surga yang tersembunyi……

  5. Ini adalah curug waktu awal banget b8nggung mau liburan kemana.. Nah setelah sercing dan dapet rekomendasi daru temen jugaa.. Jadilah main kesini.. Dan waktu kesini harganya murah bgt masuk 15rb udh bisa nyebur kecurug leuwi hejo sama ke curug barong Nah kalau ke leuwi lieuk itu bayar lagi sekitar 5rb.. Kalau sekarang udah bedaa masuk aja terakhir 25rb permotor, bayar lagi kalau mau nyemplung ke curug leuwi hejo.. Dan ke lieuk udah beda harga lagi.. Oalah jadi banyak bayar”nya.. Belum lagi suka ada pungliii sbelum menuju kesini.. Semoga samakin naik semakin bagus juga fasilitasnya… 2020 belum kesana lagii sih.. Dan blm tau harga brp…

  6. 12 Maret 2020. Berangkat dari jakarta via Sentul City,sebelum jungle land belok kanan masuk ketemu indomaret disebelah kanan maju lagi ada pertigaan belok kiri, tinggal ikutin jalan aja sekitar 5km nanti ada disebelah kanan, hati2 karna jalannya abis kena longsor tp sudah diperbaiki, tanjakan dan turunannya agak curam jadi hati2. Cukup kaget kesini buktiin sendiri masih banyak punglinya atau engga, ternyata Gaada pungli sama sekali, apakah manajemen leuwi hejo mendengarkan keluhan pengunjung? Bagus kalau iya, atau saya datang kebetulan di hari yg sepi? Mudah2an bukan. Biaya yg dikeluarin kesini terbilang cukup murah. – Gerbang utama bayar 10rb per motor (bukan per orang) dapet karcis. – Pos selanjutnya bayar untuk masuk leuwi hejo 15rb per orang. – Lalu parkir ditempat yg disediakan bayar seikhlasnya pas pulang, saya kasih 5rb karna dibantu dorong motor karna parkirannya cukup curam. – Kalau mau masuk lagi ke leuwi lieuk, cipet, barong, cukup bayar 10rb per orang bisa nikmati semua curug itu jaraknya cukup jauh dari leuwi hejo dan jalurnya agak ekstrem. Jadi kalau mau ke leuwi hejo aja 1 orang cukup 25rb, kalau sampai leuwi lieuk 35rb. . Note: gausah kaget kalo ke curug tiap mau pindah curug bayar, memang semua curug di bogor begitu daripada patok harga mahal untuk semua curug tapi ga semua curug dicobain agak sayang juga, makanya dipisah bayarnya per curug biar adil. Pertanyaan lain bisa dm saya @ari_trbw. Semoga membantu 🌟

  7. Bayar parkir 5000,Masuk 25000,kalau di karcis mah 15rb,total ke sana 30rb,banyak pungli memang cuma pas saya jam 8 ke sana gak ada yang maksa,cuma berdiri aja mereka,makanan juga standar,loker 10rb bisa bareng temen gede soalnya,kalau pakai bilas 3rb,airnya dingin,kalau mau ke sini pagi aja,rute ke Cikarang lumayan jelek jalannya, beberapa mulus

  8. Bayar parkir 5000,Masuk 25000,kalau di karcis mah 15rb,total ke sana 30rb,banyak pungli memang cuma pas saya jam 8 ke sana gak ada yang maksa,cuma berdiri aja mereka,makanan juga standar,loker 10rb bisa bareng temen gede soalnya,kalau pakai bilas 3rb,airnya dingin,kalau mau ke sini pagi aja,rute ke Cikarang lumayan jelek jalannya, beberapa mulus

  9. Curug Leuwi Hejo, masuknya per motor 10.000 dan per orang 15.000 untuk anak anak dan 20.000 untuk dewasa. Jalan dari parkiran ke curug leuwi hejo tidak terlalu jauh, dan sepanjang jalan kita dapat memikmati pemandangan indah. Banyak pedagang celana kolor juga untuk kalian yg lupa bawa. Selain curug leuwi hejo ada lagi curug lain (saya lupa namanya), dari curug leuwi hejo kita lanjut naik lagi sekitar 20 menit lagi untuk naik ke atas. Saya tidak sampai, karna ga kuat. Tapi keseluruhan saya puas ke sana. Karna curugnya banyak. Jadi kita bisa bermain air di tempat yg kita suka, yg lebih sepi dan enak untuk berendam.

  10. PUNGUTAN LIAR SANGAT MERAJALELA!!!. . Tip, klo kesana bw tas ransel atau make box motor lalu TIPU PUNGLI bilang mau ke rumah sodara atau kerabat (bagi yg sudah tau rute menuju lokasi)

  11. Mungkin kurang nya management dari pemerintah/ emang msih di pegang sama warga setempat yah,, telalu banyak pungli nya jdi fasilitas nya jga agak kurang dan terkadang harga tiket masuk dan parkirnya bsa melambung tinggi

  12. Bagus,keren,buat foto juga bagus,pemandangan nya oke. Tpi banyak jamet:v

  13. Mantap tapi sayang akses untuk jembatan yg dekat curugnya diroboh dan pindah jalurnya jdi klo buat ambil spot dari jembatan kurang epic.

  14. Cuma sayang di setiap jalan selalu ada pungli yang gak jelas , dikit dikit minta duit

  15. Hampir semua lokasi wisata di wilayah ini terlalu banyak pungutan liarnya.. . Bagusnya pemda menertibkan, agar banyak pengunjung yang datang. . Yang dengan ramainya pengunjung bisa membantu mendongkrak perekonomian warga sekitar.. . Saran aja kalau ingin maju siiih…

  16. Tutup.. sudah beberpa hari tutupnya. Kata warga setempat. Dan plangnya juga d tutup..

  17. Udh jauh2 dari tangerang sampe di tempat malah tutup. Gara2 corona. Alhasil nyari curug alternatif yg deket untung aja curug leuwi asih buka tpi sayang nya masuk nya 50rb buat 1 org. Klo yg murah lewat belakang aja yg di kelola warga masuk nya cuma 15rb

  18. leuwi hejo tempatnya bagus tapi bayar masuknya 25rb/orang ditambah parkir motor 5rb terasa banget buat kantong pelajar dan para wisatawan lokal..mending keancol saja kalo harga segitu sama bisa berenang bebas dipantai..terlalu dimanfaatkan oleh warga setempat belom lagi ada pungli ditiap tiap jln menuju curuk kembar…hati hati banyak preman jlnan yg meminta uang lintas istilah mereka kaya jaman kerajaan saja ulah perompak/perampok kalo mau melintas hruz bayak upeti dulu…kacau .

  19. parah bgt sumpah,kapok gua ke sni lg,banyak minus nya. – jalan banyak yg berlubang. – pungli dimna” (smoga yg makan uang hasil pungli dapet karma). – pas pintu utama ada plang bambu yg bertuliskan DITUTUP SEMENTARA,sedangkan orng” disana mengarahkan untuk parkir di tmpt lain yg harganya mahal.. – katanya motor gk blh masuk,tp di dlm malah ada ojek.. . emang tau bener ama duit.

  20. Tempat bagus hati hati preman banyak siapin aja receh buat preman pengemis.aksen utama dintutup diarahhin kerumah warga sekaligus parkir alhasil kita di suruh lewat sawah jalan naik turun lewat kandang kambing warga.harga masuk tanpa tiket resmi 60 ribu berdua plus motor anak kecil gratis…..berpa pun bayar kalo resmi gaknpapa demi pembangunan kalo.ini tau uangnya buat apa..

  21. Pengalaman kali pertama ke Curug dan bahagia banget!! Menempuh perjalanan dari arah Sentul dan jalur ada yg tergerus longsor, tapi masih aman utk dilalui. Dari loket pintu masuk utk sampai ke Curug ini kurang lebih sekitar 500 meter dan kondisi jalan yg sudah di cor. Di area dekat Curug ada warung makan dan toilet umum utk bilas yg cukup bersih.

  22. MasyaAllah bagus banget… dr parkiran motor ngaj jauh.. tp bayarnya dibanding curug lainnya lebih mahal 25rb

  23. Ada 5 rangkaian Curug/Leuwi sampe ke atas… 1. Bea masuk (perorang bisa kena 25k), biasanya gk ada karcis, . 2. Harga negotiable (Klo anda biasa nawar, tawar aja). 3. Suasana OK, Air Curug Bersih, jernih, dingin pula.. 4. Cocok buat yg suka jalan /mendaki, Krn lokasi Curug terakhir bisa 2jam jalan kaki.. 5. Cocok utk keluarga, . 6. Akses kendaraan bisa masuk mobil, cuma parkir rada jauh… 7. Akses motor OK, bisa parkir agak Deket Curug tp jalan Terjal.. 8. Disekitar/sepanjang Curug banyak warung kopi/mie.. tapi jarang warung nasi (kudu bebekel dari rumah). 9. Bagi anda yg muslim ada musholla kecil di area tsb, tp Klo mau ke masjid (jumatan dsb) anda harus turun ke pemukiman penduduk.. . Demikian, Gtu aja dulu repyu nya.. lain kali nambah.. 😅

  24. Tgl 6 agustus 2020..sy dan teman2 datang ke curug ini utk ke 2x nya.tapi saya sangat amat kapok karna akses jalan utk menuju gerbang dan parkiran curug ny sengaja di tutup oleh warga sekitar yang jadi pereman.dan di alihkan ke lahan warga utk parkir harga nya mahal,biasa 10’rb/mobil jadi 25’rb.. Dan uang masuk nya bayar tidak resmi kepada preman,tarif normal nya 15’rb jadi mahal sampai 25’rb(biar kualat tu orang).. Dan akhirnya jalan kaki menuju curug nya harus melewati kebun2 warga,jadi lebih jauh dan sulit..(tidak recommended) ap lagi bawa anak kecil dan lansia.. Jajanan nya terbilang mahal.. 3-4x lipat dari harga normal.. #indonesiasulitmaju. #wisatabanyakpungli. #curugdikekolapereman

  25. Jangan mau deh dtg kesini, bener-bener ga respect sama warganya kebanyakan minta-minta. Maap ya sebelumnya tau gini saya mending jalan-jalan ke Dufan kaliii. . 1. Diminta Bayar pungli sama preman 2kali Rp.5000×2 . 2. Bayar tiket seenak jidat padu ngomong 20k . 3. Bayar uang kebersihan 10.000. 4. Bayar parkir 5000 motor . 5. Bayar buat bantuan pembangunan jalan KATANYA, seikhlasnya.. Dengan bayar segitu banyak ga ada fasilitas sama sekali. Jalannya jelek banget, dari parkiran ke Curug itu harus jalan kaki kurang lebih 20 menit dengan akses jalan yang wahh luar biasa Kya naik gunung. Di saranin si jgn bawa anak2 sama lansia, kasian ga bakal bisa jalan. Toiletnya juga ga memadai. Makasih ya maaf ga recommended

  26. Hari Senin tgl 10 Agustus 2020 jam 13.00 wib aku nyampe Curug Leuwi Hejo. . . Jalannya ambyar banget apalagi kesana naik mobil cuma cukup satu mobil aja dan jalannya agak jelek serta banyak tanjakan.. . Pas nyampe di tempat wisata di parkirannya kena biaya 20.000 mobil, klo motor kurang tau. . Dan ada pemandu wisata yg menawarkan biar nanti dipandu jalannya coz jalan nya ke kebun dan baik2 gitu. . Akhirnya aku setuju daaaan lagi2 mahal banget dia minta 50 ribu seorang untuk di pandu, tapi aku kasih aja 50 RB untuk berdua.. . Udah gitu biaya masuknya pun lumayan mahal klo ukuran wisata alam yaitu 25000 / orang. Itu weekeday gak tau klo weekend.. . Pas masuk ke area Curug nya ya lumaya. Jauh jalan kira2 sampe 30 menitan karena si pemandu nya ngarahin kesana dgn alasan jalan utama ( jalan depan) ditutup oleh warga.. . Leuwi Hejo bagus banget airnya bersih dan berwarna hijau layaknya di kolam renang bikin betah.. Biaya untuk ganti baju 3000, dan buat bilas sama juga 3000.. . Dan disana juga ada warung2 jual makanan dengan harga standar.. Sekian semoga bisa bermanfaat.

  27. Rencana mau ke sana lagi. Liat ulasannya negative semua rata2 jadi ragu, setahun yang lalu terahir kesana gk ada pungli biyaya masuk sama parkir bersih habis 25rb. Jajanan masih harga normal pelayanan warga ramah gak banyak biyaya keluar minta kayu buat api unggun pun dikasih tapi suruh ambil sendiri di kebun warga. . Untuk pengelola tolong harus lebih profesional lagi karna banyak pengunjung yang resah dan kecewa 🙏

  28. Ogah dah kesini, banyak PUNGLI kaga lagi lagi dah, jalan jelek curug juga gitu doang tibang aer dr alam aja tarif mahal. . . Ampun dah org jaman skrg apa apa di mahalin. Lebih baik ke kolam atlantis / kolam renang lain nya lebih hemat ongkos dan lebih ga gondok karna kena pungli mahal tidak resmi. . . GAK LAGI LAGI DAH, STOP PUNGLI JABAR MAKIN TERKENAL WISATA MAHAAAAALLLLLL

  29. Banyak cuug yg bisa d datangi semakin jalan jauh semakin bagus curug dan sungai nya..air nya jernih..biaya tiket nya berneda2 untuk tiap curug…

  30. Pintu utama masuk lagi direnovasi, jadi masuknya jelajah lewat rumah2 warga sekitar. Mirip tracking

  31. Jangan kesini dulu sebelum masalah pihak pengelola dan warga setempat nya selesai, akses jalan nya di tutup yang biasanya jalan kaki cuma 5 menit dari parkiran motor sekarang jadi jauh bisa sampe 30 menit baru sampe curug nya.apalagi bawa anak kecil niatnya berenang jalan2 sekarang malah kasihan klo di ajak,sudah jalan ya jelek rusak dan gak ada petunjuk arah nya.uang nya aja di minta tiket masuk 15rb parkir motor 10rb tapi gak di kelola dengan baik.beda dengan curug yang ada di sukabumi curug nya lebih bagus harga tiket masuknya sukarela dan akses jalanya bagus dan di kelola dengan baik.cukup buat pengalaman hari ini,dan mikir 2x klo mau kesini lagi…

  32. Ga perlu jauh-jauh ke Lombok atau NTB untuk dapatin scene view air bening dan hijaunya dataran dengan sawahnya.. Ada 2 track pilihan, bisa pakai motor atau tracking lewatin jalur yg seru. Masuk perkampungan, lewatin kandang kambing, susuri pematang sawah dengan irigasi yang bersih

  33. Pertama kesini tahun 2015 biaya tiket plus parkir cuma 15rb dan Akses menuju curugnya jg cuma 5menit.. Balik lagi 27 Agst 2020 banyak bgt perbedaanya. . Dari biaya tiket masuk ditambah makin banyaknya pungli, jalan menuju curug yg lewatin perkebunan warga, gak ada petunjuk jalan, jalannya juga gak diurus, bener2 pr bgt buat yg bawa anak2 atau lansia lebih baik dipikir2 lg kalo mau kesini.

  34. Datang kesana setelah bingung mau ngapain lagi.. Akhirnya motoran melalui jalan raya bogor kearah bogor.. Setelah melewati Cibinong City Mall belok kekiri kearah sirkuit sentul.. Setelah sampai di depan komplex sirkuit ambil jalur kanan mengikuti jalan kearah sentul selatan sampai ke jungle land kita belok ke kanan. dan terus mengikuti petunjuk arah ke luewih hejo… . Kondisi jalanan tidam terlalu bagus dibeberapa titik kita bisa menemukan jalanan rusak dan berbatu ditambah debu dari jalan tanah karena saat ini musim kemarau.. Jalanannya juga menarik kadang ada tanjakan tajam dan sebaliknya pemandanga sepanjang jalan juga cukup manjakan mata… . Sesampainya di kolasi di gerbang loket pertama di pungut biaya 25rb untuk orang dan motor… Di loket kedua masih di pungut 10rb.. Saya parkir di lokasimparkir motor no 5 paling dekat dengan lokasi.. Sesampainya disana ternyata ramai yang membuat saya mengurungkan niat untuk menikmati kesejukan air yang menggoda saya untuk mencoba kesegarannya… . Karena musim kemarau debit airnya tidak terlalu banyak sehingga arusnya tidak deras.. Airnya sedari dulu jernih dan segar udara disana cukup segar dan riuhnya air juga menghidupkan suasana.. Recomended place sih buat rekreasi.. Dan sekedar saran sebaiknya sampai disana sebelum jam 10 supaya airnya jauh lebih jernih karena semakin pagi airbya semakin segar…

  35. SAYA SARANKAN BERPIKIR DULU SEBELUM KEMARI.. . tgl 13/09/2020.. . 1.Akses Jalan Rusak. 2.Banyak Preman2 Sok jagoan (JAGOKANDANG). 3.Hanya Air sungai mengalir air jernih. 4.Jangkauan kelokasi Sangat lama.. 5.Jangan bawa anak atau Lansia kasian akesnya terjal dan jelek jauh pisan,banyak Pengunjung yang mengeluh.. 6.Pintu masuk Pertama Tiket 10ribu.. 7.Pintu masuk Kedua Ketemu Preman Kampung 25ribu Sampek debat Ane tawar malah ajak Berantem…real tertulis 10ribu.. 8.Preman2 Mabok Dipinggir Jalan.. 9.Parkir motor lagi 5ribu.. 10.Jajanan Mahal Kalo bisa bekel dari Rumah,Atau bertanya sebelum jajan.. 11.Kurangnya Fasilitas Penunjuk Arah.. 12.KAPOK AING….PISAN INI AJA. . Masukan Buat Pemerintah,Kelola yang baik Management Wisata ini,Sangat disayangkan banyak oknum2 ga jelas dan duitnya lari kemana,,hingga jalan saja kurang begitu bagus,,dan fasilitas lainya,dan banyak pengunjung yang mengeluh soal INI… Saya sarankan Curug yang lain Saja.. . Secara Tidak langsung Bikin Kapok Untuk Berwisata Ketempat INI…

  36. Perjuangan untuk sampai kesini ga sia sia banget… Lumayan untuk refreshing otak

  37. Wisata air terjun termahal yg pernah saya datangi, terdapat 3 pos hanya untuk menuju ke air terjun yg menurut saya biasa aja view nya, pos pertama bayar 35rb, pos kedua 20rb, dan yg terakhir ini yg menurut saya gak masuk akal karena mematok harga 25rb/orang, saya berempat jadi 100rb dan saya diberikan 2 jenis tiket kuning dan pink yang kuning tertulis 10rb dan yg pink tertulis 15rb, sempat saya tanyakan kenapa ada dua tiket masuk tapi orang tsb cuma diem aja pura2 tdk dengar. Saya curiga dan saya tanya ke orang yg naik motor ternyata hanya 15rb/orang dia berdua jadi 30rb, whattt??? Apa karena saya naik mobil jadi dibedakan tiket masuknya padahal di pos pertama dan kedua sudah dikenakan biaya masuk mobil, luar biasa kami berempat mengeluarkan uang 155rb hanya untuk wisata air terjun dengan view biasa saja, fasilitas biasa saja krn untuk toilet didalam juga dikenakan biaya lagi 3000, tempat sampah tidak tersedia dan sampah berserakan dimana mana. Mohon kiranya pihak pemda setempat diperbaiki lagi fasilitas dan management.. Oh ya untuk track perjalanan menuju tempat ini juga cukup curam dan berkelok kelok dengan jalan yang sangat mepet untuk dua kendaraan. Jadi lumayan lama dan beberapa kali terhenti untuk antri karena jalanan sempit kalau untuk dua arah.

Tinggalkan Balasan