Connect with us

Tips Manajemen Keuangan untuk Milenial

Bisnis & Keuangan

Tips Manajemen Keuangan untuk Milenial

Tips Manajemen Keuangan untuk Milenial

Jika ingin menikmati hidup yang nyaman di usia senja, maka sebagai generasi muda harus mulai belajar tentang bagaimana manajemen keuangan yang tepat. Ini adalah salah satu kunci yang bisa dinikmati agar bisa hidup tanpa kesulitan pada zaman yang sudah serba modern ini. Untuk mengetahui cara melakukannya, mari kita simak penjelasan yang ada di bawah ini.

Berbagai Tips Mengatur Keuangan dengan Bijak

Berdasarkan kondisi terkini, masyarakat Indonesia memiliki tingkat populasi anak muda yang cukup banyak. Generasi milenial dan generasi Z menjadi kaum muda berusia produktif yang memenuhi hampir 50 persen dari keseluruhan penduduk Indonesia. Akan tetapi, generasi ini juga berpotensi tinggi terjerumus dalam gaya hidup konsumtif karena mudahnya melakukan transaksi secara daring. Untuk menghindari kerugian akibat hal tersebut, inilah beberapa tips bagi milenialagar keuangan tetap aman terkendali.

1. Mempersiapkan Dana Darurat

Tips pertama yang bisa diterapkan adalah dengan memperhatikan dana darurat yang nantinya bisa dipakai dengan mudah di masa depan. Memiliki dana darurat adalah hal yang penting agar bisa menutupi ketika ada kejadian mendesak yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan dan berada di luar rencana. Pada umumnya, dana darurat atau dana simpanan ini harus dimiliki setidaknya sebanyak 6 kali total pengeluaran untuk satu bulan bagi orang yang belum menikah.

Sementara itu, bagi yang sudah menikah dan belum memiliki tanggungan anak maka dana darurat dihitung sebanyak 12 kali total pengeluaran per satu bulan. Total dana darurat yang diperlukan setiap individu akan berbeda, tergantung dari jumlah orang yang harus ditanggung dan seberapa banyak pengeluaran yang harus dikeluarkan. Pastikan bahwa Anda selalu menyisihkan sebagian gaji, seberapa kecil nominalnya untuk mencegah hal-hal yang berada di luar prediksi.

2. Berinvestasi

Investasi juga menjadi kegiatan penting yang bisa dilakukan untuk turut serta membantu proses manajemen keuangan.Kegiatan ini bisa menjadi alternatif kegiatan yang mampu menjaga kondisi keuangan agar senantiasa tetap sehat dan lancar. Meskipun begitu, masih banyak pihak yang merasa sedikit khawatir untuk melakukan investasi karena risiko dan beberapa faktor lain yang memang wajar untuk merasa cemas.

Akan tetapi, berinvestasi tetap mendatangkan berbagai macam manfaat yang menguntungkan. Sebab, dengan melakukan investasi maka kesempatan untuk memperoleh penghasilan tambahan pun akan menjadi lebih tinggi. Baik itu investasi jangka panjang atau jangka pendek, dengan pilihan yang tepat maka siapa pun akan memperoleh penghasilan pasif yang lumayan besar.

3. Tidak Lupa Untuk Menabung

Selain berinvestasi, menabung juga hal yang tidak boleh dilupakan dan diremehkan begitu saja. Banyak yang masih menghabiskan penghasilan mereka untuk hal-hal yang bersifat impulsif dan tidak terlalu berguna untuk jangka panjang. Padahal, penghasilan tersebut bisa ditabung dengan baik agar di masa depan tidak mengalami masalah finansial dalam bentuk apa pun.

Menabung memang harus selalu menjadi kebiasaan yang diterapkan sejak masa kecil, namun tidak ada salahnya pula apabila Anda memang masih berusaha untuk memulai menabung di usia yang sudah dewasa. Kegiatan ini harus dilakukan secara rutin dan penuh komitmen, sehingga Anda tidak kehilangan motivasi di tengah jalan. Selain membantu mengisi dana darurat, namun menabung juga akan membantu Anda untuk mewujudkan tujuan keuangan yang hendak direalisasikan.

4. Jangan Terlalu Sering Berutang

Banyak generasi milenial yang masih melanggengkan budaya berutang pada orang lain, baik itu kepada keluarga atau pada teman terdekat mereka. Meskipun hal ini tergantung pada pihak yang bersedia dipinjami uang, namun alangkah lebih baik apabila Anda menghindari kegiatan berutang pada orang lain kecuali memang ada hal yang sangat mendesak dan Anda memang tidak memiliki keuangan apa pun untuk menutupi hal tersebut.

Sebab, berutang justru hanya akan menambah beban keuangan Anda dan terkadang pada kasus yang cukup parah hal ini dapat memicu putusnya tali silaturahmi. Selain berutang pada orang lain, kini pada platform daring juga semakin bermunculan fitur Pay Later yang mana pengguna dapat membeli sesuatu dan dibayar pada periode berikutnya. Meskipun fitur itu sangat menjanjikan, akan tetapi hal ini juga berakibat buruk pada kebiasaan kita karena kita akan terbiasa berhutang dan terkadang ketika telat jatuh tempo tanggal pembayaran, kita akan diburu oleh platform tersebut.

5. Selalu Rutin Mengecek Saldo Rekening

Hal selanjutnya yang akan sangat membantu Anda untuk mengatur keuangan adalah dengan memahami kualitas diri sendiri dan selalu mengecek saldo rekening secara rutin. Meskipun ini adalah hal yang cukup sepele, namun nyatanya banyak orang yang menyatakan bahwa mereka menjadi sadar diri akan kemampuan keuangan mereka setelah melihat saldo rekening yang dinilai cukup mengkhawatirkan.

Karena itu, mengecek saldo secara intensif akan membuat siapa pun menjadi semakin berhati-hati ketika ingin menggunakan saldo itu dalam keperluan apa pun. Anda juga perlu mengingat untuk jangan menggunakan uang yang ada di dalam tabungan apabila tidak berada dalam kondisi yang sangat mendesak.

6. Buat Rencana dan Tujuan Keuangan yang Jelas

Untuk membuat proporsi keuangan yang tepat, maka kita perlu menciptakan rencana dan tujuan keuangan yang detail dan cukup jelas. Memiliki rencana dan tujuan yang jelas tentunya akan membuat proses menentukan rencana finansial menjadi jauh lebih mudah. Anda bisa membagi pendapatan yang dimiliki dengan membaginya dalam tiga kategori, yakni untuk biaya hidup sehari-hari dalam satu bulan, untuk kebutuhan konsumtif, dan sisanya untuk investasi, tabungan, dan kebutuhan finansial yang lain.

7. Jangan Memakai Pinjaman Online

Banyak generasi milenial yang masih memilih untuk memakai pinjaman online karena dianggap mampu memberikan pinjaman dengan gesit. Padahal, melakukan peminjaman online sudah sering dikatakan sebagai hal yang kurang tepat karena terdapat sistem bunga harian dan jangka waktu untuk pelunasannya pun terasa cukup singkat.

Hal ini tentunya akan mendatangkan risiko yang cukup tinggi terlebih apabila Anda tidak memiliki dana lain yang membantu untuk membayar uang yang sebelumnya dipinjam. Meskipun menggunakan pinjaman online menjadi pilihan masing-masing individu, namun ada baiknya jika Anda berpikir lebih mendalam sebelum menggunakan sistem ini.

8. Kurangi Menggunakan Kartu Kredit

Terakhir, Anda juga harus mengurangi kebiasaan memakai kartu kredit karena memiliki kartu kredit terlalu banyak dapat memperburuk kondisi keuangan seseorang. Hal ini justru akan membuat siapa pun menjadi seseorang yang memiliki perilaku konsumtif dan terbiasa dalam kegiatan berhutang. Karena itu, lebih baik memiliki satu kartu kredit dan gunakan kartu tersebut dengan bijak.

Itulah beberapa tips yang dapat diterapkan agar manajemen keuangan bisa berjalan dengan baik dan tepat. Meskipun terasa berat dan susah untuk memulai terlebih bagi generasi milenial yang sudah berusia dewasa, namun percayalah bahwa hasil yang akan dirasakan di kemudian hari akan terasa sangat membahagiakan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Bisnis & Keuangan

To Top