Pura Lempuyang Luhur

Bali memang menjadi salah satu destinasi wisata yang spesial dan sangat sayang untuk dilewatkan. Pulau ini memang menyimpan banyak sekali tempat wisata terbaik yang bisa dikunjungi untuk liburan. Selain pantai yang indah, ada bangunan keagamaan yang juga bisa dijadikan destinasi wisata, salah satunya adalah Pura Lempuyang Luhur Bali.

Pura ini disebut juga dengan nama Lempuyang Temple. Pernahkah kamu mendengarnya sebelumnya? Untuk masyarakat Bali pada umumnya, Lempuyang Luhur merupakan salah satu pura yang cukup terkenal. Pura ini masih digunakan untuk peribadatan agama Hindu pada momen tertentu hingga saat ini.

Sejarah Pura Lempuyang Luhur

Sejarah Pura Lempuyang Luhur
Foto by: @tania.vitcenko

Bisa dikatakan bahwa Lempuyang Luhur Bali merupakan pura yang sudah berusia cukup tua. Tidak jelas mengenai kapan pertama kali pura ini dibangun. Namun, berdasarkan dokumen sejarah Pura Lempuyang, masyarakat meyakini bahwa pura ini sudah ada sejak zaman pra Hindu Budha di pulau Bali. Artinya, sudah ratusan tahun yang lalu pura ini ada.

Dalam fakta sejarah lain pura ini dinamakan dengan nama Pura Lempuyang Luhur. Lempuyang memiliki arti sinar dan luhur merujuk pada Tuhan. Dari penamaannya saja, bisa disimpulkan bahwa pura ini sejak dulu sudah kental dengan nuansa keagamaan dan tetap dilestarikan hingga kini.

Lempuyang Luhur memiliki desain bangunan yang sangat klasik. Ada beberapa bangunan utama yang berdiri megah di lahan yang sangat luas. Bangunan tersebut membentang diantara pegunungan yang membuatnya memiliki udara yang sejuk. Nah, jika kamu berkunjung ke tempat ini, maka kamu akan mendapatkan anak tangga sebanyak 1.700 buah.

Baca Juga :  Double Six Beach
Pura Utama di Pura Lempuyang Luhur
Foto by: @q.b_photography

Para wisatawan yang berkunjung ke Pura Lempuyang Luhur memang harus menapaki anak tangga tersebut untuk sampai di puncak pura. Namun, rasa lelah selama perjalanan akan terbayar lunas dengan tawa riang satwa yang ada di sekitarnya dan pemandangan gunung yang menjulang tinggi dan sejuk.

Misteri & Pantangan di Pura Lempuyang Luhur

Misteri dan Pantangan Pura Lempuyang Luhur
Foto by: @pura_lempuyang

Seiring pura tersebut digunakan sebagai tempat ibadah, ada beberapa pantangan yang harus dipahami oleh para pengunjung. Ya, beberapa pantangan ke Pura Lempuyang Luhur tersebut ada untuk menjaga kelestarian pura juga peribadatan yang sudah dilakukan ratusan tahun lamanya.

Sunset di Pura Lempuyang Luhur
Foto by: @hengkycandra89

Pantangan pertama yang harus dipahami oleh pengunjung adalah dilarang berkata, berpikir dan berbuat keburukan. Sejak dari awal masuk daerah pura, maka pengunjung harus menata pikiran, perkataan dan perbuatan mereka dari hal yang buruk dan niat yang jahat.

Selain itu, di Pura Lempuyang Luhur juga ada larangan bagi wanita haid, anak kecil dan ibu menyusui. Ketiga orang tersebut disarankan untuk tidak masuk area pura terlebih untuk melakukan ibadah. Hal ini sesuai dengan kesepakatan yang dibuat tokoh adat setempat.

Bisa dikatakan bahwa cukup banyak misteri Pura Lempuyang Luhur yang beredar di masyarakat. Oleh karena itu beberapa pantangan tersebut dibuat. Nah, jika kamu akan pergi ke sana untuk berlibur, maka sebaiknya kamu turuti saja apa yang sudah menjadi peraturan di pura tersebut.

Rute & Cara Menuju ke Pura Lempuyang Luhur

Lokasi dan Alamat Lengkap:Jl. Pura Lempuyang Luhur, Tri Buana, Abang, Kabupaten Karangasem, Bali
Jam Buka:Setiap hari (7.00 – 17.00 WIB)
Petunjuk:Google Maps

Pura Lempuyang Luhur terletak di Puncak Bukit Gamongan. Letak bukit ini ada sekitar 17 kilometer dari Amlapura, Karangasem. Jika kamu ingin ke pura ini, maka ada cukup banyak travel mobil yang menyediakan layanan traveling plus sopir untuk kamu. Nah, kamu bisa menggunakannya untuk mendapatkan perjalanan yang menyenangkan.

Baca Juga :  Kelingking Beach

Perjalanan bisa dimulai dari Denpasar. Dari ibukota Bali ini, kamu bisa menuju ke kawasan Candi Dasa yang berada di kota Amlapura. Nah, jalan menuju Lempuyang Luhur ini kurang lebih akan memakan waktu dua jam perjalanan. Setelah itu, kamu akan melihat plang papan nama besar terkait lokasi pas pura ini.

Fasilitas yang Ada di Pura Lempuyang Luhur

Fasilitas Umum:Area parkir, toilet, warung kecil dan rest room
No Telepon:

Meskipun bukan murni sebagai tempat wisata, Pura Lempuyang Luhur menyediakan fasilitas yang cukup lengkap bagi para pengunjung. Beberapa fasilitas umum yang ada di lokasi ini adalah toilet umum, rest room, dan beberapa fasilitas lainnya yang akan memanjakan para pengunjung.

Harga Tiket Masuk Pura Lempuyang Luhur

Harga Tiket Masuk:Sukarela
Biaya Parkir:Rp. 5.000
Lain – Lain:Rp. 10.000 (Sewa Sarung)

Nah, mengenai tiket masuk, pengelola tidak membebankan adanya tiket masuk alias gratis. Hanya saja, pengunjung perlu membayar parkir kendaraan. Biaya parkir yang dibebankan mungkin hanya sekitar Rp. 5.000 saja. Selain itu, sebelum memasuki area Pura, pengunjung diwajibkan memakai sarung. Jika tidak membawa, Kamu bisa menyewa kepada warga sekitar.

Detail lokasi Pura Lempuyang Luhur yang tak terlalu jauh dengan pusat kota membuat tempat ini mudah dijangkau. Nah, waktu terbaik menuju ke Pura Lempuyang Luhur adalah menjelang petang. Ya, dari puncak pura, kamu akan bisa menikmati sunset yang istimewa dengan lembayung senja yang begitu mempesona.

Leave a Comment