Air Terjun Madakaripura

Siapa yang tidak kenal Gunung Bromo? Keindahan matahari terbit di Bromo akan membuat semua orang terpana. Keindahannya sudah dikenal dan diakui oleh banyak wisatawan dengan dibuktikan banyaknya jumlah wisatawan yang datang dan menikmati kawasan ini. Sebelum menikmati Gunung Bromo, lebih baik jika Kamu mengunjungi air terjun Madakaripura.

Madakaripura memang dikenal penuh dengan mitos dan banyak tantangan untuk bisa sampai di sana. Namun, semua akan terbayar ketika Kamu masuk ke area ini. Madakaripura sendiri merupakan air terjun tertinggi di Jawa, dan salah satu yang paling indah. Untuk mencapai air terjun utama, Kamu harus mengarungi sungai terlebih dahulu. Wah, jadi penasaran seperti apakah wujud air terjun tertinggi ini?

Hal-hal Menarik dari Air Terjun Madakaripura

Nama Madakaripura berasal dari 3 nama yaitu Mada diambil dari nama Panglima Militer kerajaan Majapahit yakni Gajah Mada. Sementara Kari dalam Bahasa Indonesia mempunyai makna peninggalan. Sedangkan Pura dalam Bahasa Indonesia berarti tempat sembahyang atau meditasi. Jadi, Madakaripura memiliki arti tempat di mana Patih Gajah Mada meninggal ketika ia sedang berdoa.

Menurut warga, Gajahmada pergi ke tempat tersebut saat ia diangkat sebagai panglima atau mahapatih. Pemberhentian jabatan itu karena, Gajahmada telah membunuh banyak orang hingga ratusan lebih saat ia berada di kerajaan Sunda, Galuh.

Kisah Mahapatih Gajah Mada diperkuat oleh kehadiran patung-patung Gajahmada di daerah tersebut. Lalu apa yang membuat air terjun ini terlihat menarik dari air terjun yang lain?

Memiliki ketinggian hingga 1.000 mdpl

Foto by: irpannn98

Tidak heran jika Madakaripura diklaim sebagai air terjun tertinggi. Hal ini dikarenakan Madakaripura mempunyai ketinggian hingga 1.000 meter di atas permukaan laut. Dengan ketinggian tersebut, tidak heran apabila suasana di sekitar air terjun menjadi sejuk dan teduh. Siapa pun akan dihipnotis dengan nuansa menenangkan di Madakaripura yang dirasa berbeda dari air terjun lainnya.

Gemuruh air mengalir yang mendamaikan

Foto by: @ichwan_bahar7

Air terjun Madakaripura memiliki suara gemuruh air mengalir di tepi tebingyang begitu menenangkan.  Sebelum gravitasi menyusul dan air itu berjatuhan ke batu-batu besar di bawahnya, Kamu akan mendengarnya seperti nyanyian alam. Suara itu bergema dari dinding tebing tinggi yang mengelilinginya. Kamu yang membutuhkan ketenangan, Madakaripura layak untuk Kamu kunjungi.

Baca Juga :  Gunung Bromo

Berenang di air yang segar

Aiar Terjun Madakaripura
Foto by: @samhakim65

Apa yang Kamu lihat di Madakaripura nantinya bukanlah air terjun yang terus-menerus mengalir, tetapi juga serangkaian air yang berjatuhan di tepi tebing dan jatuh seperti hujan, membasahi segala yang ada di jalurnya.

Wajah tebing ditutupi lumut hijau dan tanaman lainnya, sementara lusinan pelangi mini terbentuk saat cahaya membias melalui air.Sungai air bergemuruh ke dalam kolam sedingin es dan satu-satunya yang harus Kamu lakukan adalah berenang.

Ada banyak mata air

Nah, yang membuat air terjun ini unik adalah, Madakaripura tidak hanya terdiri dari satu air terjun besar. Tetapi ada beberapa air terjun kecil dengan mata air yang harus Anda lewati dan pada akhirnya, Kamu akan menemukan air terjun terbesar berbentuk seperti sumur, dengan kolam dalam di bawahnya. Kamubisa berenang di kolam dan menikmati air segar.

Hunting spot foto menarik

Foto by: @abutsenang_

Meskipun menyaksikan matahari terbit di Bromo menarik, namun datang ke Air Terjun Madakaripura Probolinggo seratus kali lebih menarik. Banyak sekali spot foto yang mempesona dan indah dan Kamu bisa hunting foto sepuasnya karena pemandangannya begitu menakjubkan.

Namun mengunjungi wisata ini harus sedikit berhati-hati, jika wisatawan memiliki niat buruk, maka, niat buruk akan membawa bencana bagi wisatawan.

Airnya membuat awet muda

Foto by: @a_nabilul_mustaqim_

Tempat wisata ini memiliki mitos di mana air di Madakaripura dapat membuat wisatawan awet muda jika digunakan untuk mandi. Benar atau tidak, ini adalah mitos. Keindahan air terjun dan mitos telah membangun karakter yang kuat dari objek wisata ini.

Mitos selanjutnya, wisatawan harus pulang sebelum pukul 2 siang karena konon mitosnya setelah pukul 2 siang, sering terjadi hujan yang deras dengan tiba-tiba dan debit air akan semakin naik sehingga membahayakan wisatawan.

Alamat, Rute dan Cara Menuju ke Air Terjun Madakaripura

Lokasi dan alamat lengkapDesa Sapih, kecamatan Lombang, kabupaten Probolinggo Jawa Timur, Indonesia.
Jam buka24 jam

Dari Kawasan Probolinggo

Jika Kamu datang dari arah Probolinggo, waktu yang Kamu butuhkan hanyalah 1 jam 9 menit atau 39,7 km. dari pusat kota Probolinggo, ambil arah ke Jl. Bengawan Solo kemudian  belok kanan ke Jl. Bogo Wonto.

Baca Juga :  Gunung Bromo

Dari Jl. Bogo Wonto, belok kanan lagi ke Jl. Brantas Kademangan setelah itu lurus dan belok kiri ke Jl. Raya Panglima Sudirman. Setelah itu belok kiri ke Jl. Raya Lumbang, lurus saja sampai menemukan desa Sapih lalu belok kanan.

Kamu hanya perlu mengemudi di arah kanan karena tujuan Kamu ada di sebelah kanan. Air terjun Madakaripra disebut air terjun abadi karena tidak pernah berhenti menuangkan air. Untuk  sampai ke air terjun utama Anda harus lewat di bawah siraman air.

Dari Kawasan Surabaya

Kemudian untuk Kamu yang datang dari arah Surabaya, Kamu bisa menggunakan jalur tol untuk bisa sampai ke tempat wisata ini. Lama perjalanan yang akan Kamu tempuh adalah sekitar 2 jam 12 menit atau 116 km.

Adapun rutenya adalah gunakan lajur kanan untuk berkendara menuju ke Gresik Sari. Setelah itu masuklah menuju ke Jl. Tol Waru – Juanda dan lurus saja terus sampai di Jl. Tol Gempol – Rembang dan kemudian ambil jalan keluar menuju Jl. Raya Purut Lumbang.

Setelah keluar maka belok ke kanan ke Jl. Raya Purut Lumbang dan Kamu hanya perlu lurus saja sampai Kamu sampai di desa Sapih, desa di mana Air terjun Madakaripura berada. Jika Kamu dari Gunung Bromo, maka dibutuhkan waktu 46 menit atau 20 km dari gunung Bromo ke air terjun ini.

Fasilitas yang ada di Air Terjun Madakaripura

Fasilitas umumKamar mandi, musholla, tempat makan, spot foto yang luas
Telepon

Namun pastikan jika Kamu tidak mengunjungi Air terjun Madakaripura selama musim hujan, ya! Bahaya banjir bandang dan tanah longsor bisa membahayakan wisatawan yang datang saat  musim hujan. Namun, Kamu dapat mencoba keberuntungan Anda dengan berkunjung saat musim kemarau. Ya, kunjungi tempat ini tepat setelah musim hujan, antara bulan Juni – September.

Harga Tiket Masuk Air Terjun Madakaripura

Senin-JumatRp 5.000
Sabtu-MingguRp 7.500

Untuk mencapai air terjun ini, Kamu perlu berjalan sekitar 30 menit dari gerbang pembelian tiket masuk. Kamu akan berjalan melalui sungai dan bukit di samping kanan kiri. Ya, Kamu harus berjalan melalui sungai kecil atau memanjat batu di bawah air terjun. Cukup menantang ya? Namun air terjun Madakaripura ini adalah wisata yang memang patut untuk Kamu kunjungi.

Leave a Comment