Air Terjun Madakaripura

Air Terjun Madakaripura, Probolinggo

9 Ulasan

Siapa yang tidak kenal Gunung Bromo? Keindahan matahari terbit di Bromo akan membuat semua orang terpana. Keindahannya sudah dikenal dan diakui oleh banyak wisatawan dengan dibuktikan banyaknya jumlah wisatawan yang datang dan menikmati kawasan ini. Sebelum menikmati Gunung Bromo, lebih baik jika Kamu mengunjungi air terjun Madakaripura.

Madakaripura memang dikenal penuh dengan mitos dan banyak tantangan untuk bisa sampai di sana. Namun, semua akan terbayar ketika Kamu masuk ke area ini. Madakaripura sendiri merupakan air terjun tertinggi di Jawa, dan salah satu yang paling indah. Untuk mencapai air terjun utama, Kamu harus mengarungi sungai terlebih dahulu. Wah, jadi penasaran seperti apakah wujud air terjun tertinggi ini?

Alamat

Lokasi dan alamat lengkapDesa Sapih, kecamatan Lombang, kabupaten Probolinggo Jawa Timur, Indonesia.
Jam buka24 jam

Rute Menuju Lokasi

Dari Kawasan Probolinggo

Jika Kamu datang dari arah Probolinggo, waktu yang Kamu butuhkan hanyalah 1 jam 9 menit atau 39,7 km. dari pusat kota Probolinggo, ambil arah ke Jl. Bengawan Solo kemudian  belok kanan ke Jl. Bogo Wonto.

Dari Jl. Bogo Wonto, belok kanan lagi ke Jl. Brantas Kademangan setelah itu lurus dan belok kiri ke Jl. Raya Panglima Sudirman. Setelah itu belok kiri ke Jl. Raya Lumbang, lurus saja sampai menemukan desa Sapih lalu belok kanan.

Kamu hanya perlu mengemudi di arah kanan karena tujuan Kamu ada di sebelah kanan. Air terjun Madakaripra disebut air terjun abadi karena tidak pernah berhenti menuangkan air. Untuk  sampai ke air terjun utama Anda harus lewat di bawah siraman air.

Dari Kawasan Surabaya

Kemudian untuk Kamu yang datang dari arah Surabaya, Kamu bisa menggunakan jalur tol untuk bisa sampai ke tempat wisata ini. Lama perjalanan yang akan Kamu tempuh adalah sekitar 2 jam 12 menit atau 116 km.

Adapun rutenya adalah gunakan lajur kanan untuk berkendara menuju ke Gresik Sari. Setelah itu masuklah menuju ke Jl. Tol Waru – Juanda dan lurus saja terus sampai di Jl. Tol Gempol – Rembang dan kemudian ambil jalan keluar menuju Jl. Raya Purut Lumbang.

Setelah keluar maka belok ke kanan ke Jl. Raya Purut Lumbang dan Kamu hanya perlu lurus saja sampai Kamu sampai di desa Sapih, desa di mana Air terjun Madakaripura berada. Jika Kamu dari Gunung Bromo, maka dibutuhkan waktu 46 menit atau 20 km dari gunung Bromo ke air terjun ini.

Fakta Menarik (Fun Facts)

Nama Madakaripura berasal dari 3 nama yaitu Mada diambil dari nama Panglima Militer kerajaan Majapahit yakni Gajah Mada. Sementara Kari dalam Bahasa Indonesia mempunyai makna peninggalan. Sedangkan Pura dalam Bahasa Indonesia berarti tempat sembahyang atau meditasi. Jadi, Madakaripura memiliki arti tempat di mana Patih Gajah Mada meninggal ketika ia sedang berdoa.

Menurut warga, Gajahmada pergi ke tempat tersebut saat ia diangkat sebagai panglima atau mahapatih. Pemberhentian jabatan itu karena, Gajahmada telah membunuh banyak orang hingga ratusan lebih saat ia berada di kerajaan Sunda, Galuh.

Kisah Mahapatih Gajah Mada diperkuat oleh kehadiran patung-patung Gajahmada di daerah tersebut. Lalu apa yang membuat air terjun ini terlihat menarik dari air terjun yang lain?

Ketinggian 1.000 mdpl

Foto by: irpannn98

Tidak heran jika Madakaripura diklaim sebagai air terjun tertinggi. Hal ini dikarenakan Madakaripura mempunyai ketinggian hingga 1.000 meter di atas permukaan laut. Dengan ketinggian tersebut, tidak heran apabila suasana di sekitar air terjun menjadi sejuk dan teduh. Siapa pun akan dihipnotis dengan nuansa menenangkan di Madakaripura yang dirasa berbeda dari air terjun lainnya.

Gemuruh Air

Foto by: @ichwan_bahar7

Air terjun Madakaripura memiliki suara gemuruh air mengalir di tepi tebingyang begitu menenangkan.  Sebelum gravitasi menyusul dan air itu berjatuhan ke batu-batu besar di bawahnya, Kamu akan mendengarnya seperti nyanyian alam. Suara itu bergema dari dinding tebing tinggi yang mengelilinginya. Kamu yang membutuhkan ketenangan, Madakaripura layak untuk Kamu kunjungi.

Spot Berenang

Aiar Terjun Madakaripura
Foto by: @samhakim65

Apa yang Kamu lihat di Madakaripura nantinya bukanlah air terjun yang terus-menerus mengalir, tetapi juga serangkaian air yang berjatuhan di tepi tebing dan jatuh seperti hujan, membasahi segala yang ada di jalurnya.

Wajah tebing ditutupi lumut hijau dan tanaman lainnya, sementara lusinan pelangi mini terbentuk saat cahaya membias melalui air.Sungai air bergemuruh ke dalam kolam sedingin es dan satu-satunya yang harus Kamu lakukan adalah berenang.

Mata Air

Nah, yang membuat air terjun ini unik adalah, Madakaripura tidak hanya terdiri dari satu air terjun besar. Tetapi ada beberapa air terjun kecil dengan mata air yang harus Anda lewati dan pada akhirnya, Kamu akan menemukan air terjun terbesar berbentuk seperti sumur, dengan kolam dalam di bawahnya. Kamubisa berenang di kolam dan menikmati air segar.

Spot Foto

Foto by: @abutsenang_

Meskipun menyaksikan matahari terbit di Bromo menarik, namun datang ke Air Terjun Madakaripura Probolinggo seratus kali lebih menarik. Banyak sekali spot foto yang mempesona dan indah dan Kamu bisa hunting foto sepuasnya karena pemandangannya begitu menakjubkan.

Namun mengunjungi wisata ini harus sedikit berhati-hati, jika wisatawan memiliki niat buruk, maka, niat buruk akan membawa bencana bagi wisatawan.

Mitos

Foto by: @a_nabilul_mustaqim_

Tempat wisata ini memiliki mitos di mana air di Madakaripura dapat membuat wisatawan awet muda jika digunakan untuk mandi. Benar atau tidak, ini adalah mitos. Keindahan air terjun dan mitos telah membangun karakter yang kuat dari objek wisata ini.

Mitos selanjutnya, wisatawan harus pulang sebelum pukul 2 siang karena konon mitosnya setelah pukul 2 siang, sering terjadi hujan yang deras dengan tiba-tiba dan debit air akan semakin naik sehingga membahayakan wisatawan.

Fasilitas

Fasilitas umumKamar mandi, musholla, tempat makan, spot foto yang luas
Telepon

Namun pastikan jika Kamu tidak mengunjungi Air terjun Madakaripura selama musim hujan, ya! Bahaya banjir bandang dan tanah longsor bisa membahayakan wisatawan yang datang saat  musim hujan. Namun, Kamu dapat mencoba keberuntungan Anda dengan berkunjung saat musim kemarau. Ya, kunjungi tempat ini tepat setelah musim hujan, antara bulan Juni – September.

Harga Tiket Masuk (HTM)

Senin-JumatRp 5.000
Sabtu-MingguRp 7.500

Untuk mencapai air terjun ini, Kamu perlu berjalan sekitar 30 menit dari gerbang pembelian tiket masuk. Kamu akan berjalan melalui sungai dan bukit di samping kanan kiri. Ya, Kamu harus berjalan melalui sungai kecil atau memanjat batu di bawah air terjun. Cukup menantang ya? Namun air terjun Madakaripura ini adalah wisata yang memang patut untuk Kamu kunjungi.

Tips Berkunjung

Probolinggo punya objek wisata menarik yang jadi tujuan utama para turis, namanya air terjun Madakaripura. Tapi kalau mau merasakan sensasi air terjun setinggi 200 meter ini, Anda perlu mengikuti beberapa tips saat mengunjungi air terjun Madakaripura. Karena perjalanan yang harus ditempuh cukup panjang, dengan berbagai kondisi alam yang ada di sekitarnya. Berkunjung ke objek wisata yang terletak di Desa Sapih Kabupaten Probolinggo ini memang butuh nyali besar. Untungnya ketika Anda ikuti tips berikut, semua lelah akan terbayar lunas dengan pemandangan dan aneka kegiatan yang bisa dilakukan selama berada disana. Baik untuk pergi sendirian, dengan keluarga, atau dengan rombongan skala besar.

Pakai Sepatu Tahan Air dan Anti Licin

Coba cek di rak sepatu Anda, kalau ada sepatu sport  tahan air dan anti licin, maka itu adalah alas kaki terbaik untuk dipakai menuju Air Terjun Madakaripura. Karena perjalanan harus melalui tebing terjal, dengan jalan licin yang rawan membuat tergelincir jika tidak hati-hati. Kalau belum punya sepatu tersebut, ada baiknya beli atau pakai sandal tertutup anti licin saja.

Baju Ganti Itu Penting

Berkeringat, kena hujan atau percikan air terjun serta berenang di kolam yang bersih adalah alasan mengapa Anda perlu bawa baju ganti. Jangan khawatir mau mandi dimana, sebab tersedia tempat pemandian umum yang cukup bersih di sekitar area wisata.

Jas Hujan dan Payung Jangan Ketinggalan

Tak bisa diprediksi kapan hujan akan turun, bahkan ketika musim kemarau sekalipun. Makanya sangat perlu bagi Anda untuk sedia payung sebelum hujan, dan siapkan masker dalam tas ransel Anda. jadi ketika hujan turun Anda tak kebasahan dan acara liburan ke air terjun tidak terganggu.

Sewa Pemandu Agar Perjalanan Lancar

Karena letaknya di dalam hutan, tentu perlu penuntun jalan yang paham lokasi. Anda bisa menyewa pemandu yang merupakan orang lokal untuk menemani Anda selama perjalanan, sekalian menunjukkan rute terbaik yang aman dan cepat sampai.

Hindari Musim Hujan

Ini adalah tips saat mengunjungi air terjun Madakaripura yang wajib untuk dilakukan. Terutama bagi Anda yang ingin perjalanan wisata lancar dan tidak menimbulkan masalah kesehatan usai pulang dari sana. Sebab selain dingin, ketika musim hujan jalanan lebih licin dan berpotensi membuat Anda sering jatuh dan tergelincir.

Kamera Terbaik Wajib Dibawa

Banyak spot foto menarik yang instagramable di lokasi ini, jadi sayang kalau tidak diabadikan melalui kamera. Makanya disarankan untuk bawa kamera kesayangan, jadi tak ada momen indah yang terlewatkan begitu saja selama ada di air terjun Madakaripura.

Bawa Uang Secukupnya

Selain biaya parkir dan pemandu wisata, Anda tak perlu bawa uang banyak untuk sampai ke lokasi. Kecuali ingin mencicipi makanan yang disediakan warung di sekitar air terjun, disarankan bawa saja uang secukupnya, jangan berlebihan.

Bekal Untuk Perjalanan Panjang

Tak ada salahnya membawa bekal minuman dan makanan untuk menemani perjalanan panjang Anda yang bisa mencapai satu jam itu. Bahkan jika memungkinkan bawa juga makan siang agar tidak keluar uang lagi untuk membeli makan di area wisata.

Menikmati pemandangan air terjun Madakaripura memang menenangkan dan membuat rileks. Pastinya Anda ingin suasana tenang itu didapat selama berada disana tanpa kendala apapun, makanya ikuti tips di atas. Lalu rasakanlah sensasi wisata air terjun yang belum pernah Anda rasakan sebelumnya, karena hanya ada di destinasi wisata terbaik Probolinggo ini.

9 Ulasan Pengunjung Air Terjun Madakaripura, Probolinggo

  1. Air terjun terindah yang pernah saya lihat.. panorama yang belum pernah dilihat dimanapun.. sepertinya kita berada dalam sumur besar yang terbelah.. Lumut hijau menambah adem dimata dan hempasan air terjun yang dingin bikin badan menjadi segar.. meski harus ditempuh dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 5 Km namun serasa ringan.. karena kita disuguhi pemandangan alam yang asri berikut aliran sungai yang mengalir jernih ketika musim kemarau.. Wow jadi ingin jalan lagi kesana..

  2. MashaAllah…! Air terjun super keren! . Perjalanan di bulan Oktober 2019 adalah yang ke 2 datang ke sini.. Setelah panas panasan di gunung Bromo siang hari, arah pulang Surabaya mampir ke Madakaripura Waterfall. Ngadem.. . Dari tempat parkir mobil lalu naik ojek motor pulang pergi Rp. 20rb … Lalu beli tiket masuk Rp. 18rb. Menuju air terjun jalan kaki sekitar 15 menit. Jalan sudah bagus dan landai. . Bagi saya, kalau main di sini ngga perlu pakai jas hujan, bawa tas isi air minum dan kamera anti air. Karena memang niat basah basahan seru. Atau bawa plastik untuk pelindung tas dan HP yang tidak tahan air.. Ada Musholla, warung dan toilet oke. . . Santun pada Alam, jangan buang sampah sembarangan dan bawa pulang kembali sampah mu, buang pada tempatnya.

  3. Tempat nya bagus tapi banyak pungli 😂 jauh jauh dari malang bawa motor dari rumah udah di cuci eh tau tau pas balik ada oknum minta uang katanya udah di cuci motornya kalau bener2 ya bilang sebelum nyuci biar gk ada pihak yang dirugikan. Terus pas mau jalan ke arah air terjun ada beberapa oknum ngikuti sok sok kenal sok asik harusnya tanya dulu mau diantar apa ndak ujung2nya minta duit padahal dulu pertama kali sampai ketiga kalinya kesana ga ada pungli ealaaaah perlu ada ketegasan dari pihak berwajib

  4. Awalnya gak nyangka bakal bisa ke sini lagi. Perjalanan ke sini udah ke 2 kalinya.. Dan aku tetep takjub dengan Madakaripura ini. . MasyaAllah pokok!!!. Baguusss banget!. Dari tugu pembelian karcis,kita harus jalan kaki untuk bisa sampai di air terjunnya. Sekitar 3-4km lah. Tapi gak akan kerasa capek karena pemandangannya super hijau,tebing dan ada sungainya. Ada monyetnya jugaaa 😬 asriiii banget!! Suara-suara hutan jelaaassss terdengar.. Sepanjang perjalanan kalian akan sering menemui orang berjualan seperti mantel sekali pakai,sandal jepit,dan kantong waterproof buat hp. Karena yang mereka jual adalah apa yang pasti kalian butuhkan kalo sampai di air terjunnya.. Setelah jalan agak lama,aku sampai di sebuah jembatan dan di sini banyak sekali warga lokal menjadi guide. Mereka akan menuntun perjalanan kita agar sampai dengan aman. Dan mereka gak memasang tarif untuk menemani kalian,alias seikhlasnya. Kalian pasti akan basah untuk sampai di air terjun utamanya,karena kita harus melewati sekitar 4-5 air terjun yang berbaris rapi dengan air yang lumayan deras. Tapi setelah kalian melewati 5 air terjun itu,subhanalloh…. The best view!!!. Hijaunya daun,air terjun yang berbaris dan dipadu dengan tebing2 batu,kalian pasti mangap2 heran kalo ke sini. . Tapi sayang,kemarin ke sini aku gak bisa ke air terjun yang gede karena tebing sebelahnya habis longsor. Kata guidenya,bulan Maret baru dibuka lagi.. Madakaripura kabarnya adalah tempat bertapa patih Gajah Mada,itulah mengapa di depan sendiri ada patung Gajah Mada. Konon,air di sini gak akan pernah berhenti meski kondisi kekeringan sekalipun. Kalian tau,airnya jerniihhh dan segeerrrr banget!!!. Sumpah demi apapun,cuma air terjun ini yang gak bikin aku kapok.. Saran aku,kalo kalian gak mau ribet pake mantel baiknya bawa ganti aja. Tenang,bawaan kalian aman di penitipan.. Bawa air minum juga karena setelah melewati loket karcis gak ada orang jualan selain jual 3senjata di atas tadi.. Welcome Madakaripura Waterfall and happy trying!!!

  5. Air terjun nya bagus tapi sayang pas kmrn ksana tuh habis hujan. Jdnya spot cincin nya ga bs didatangin..ditutup gitu😔Jalannya termasuk datar ga nanjak kaya bbrp air terjun pada umumnya,,lumayan jauh juga sih buat gw yg gga terlalu suka jalan..ada kali 1 km..trs dr parkiran hrs naik ojek lg, bayarnya 10rb (PP 20rb) Tiket masuknya 20rb/org.. Di sekitar pangkalan ojek ada tukang jajan indomie n gorengan gitu juga ada toilet.. Di parkiran td jug ada warung makan n toilet.. Buat yg ga mau basah,,disana ada yg jual jas ujan,sendal jepit,n pelindung hp juga.. Karna begitu masuk wilayah air terjun udh mulai kena gerimisan dr air terjun.. Kl kita sih emang niatnya basah2an..

  6. luar biasa bagus banget pemandangan disini……recomended…. dari dulu pengen kesini baru kesampaian….. banyak2 berdoa kalau kesini…. tempat rawan longsor dan hujan…. tempat masih agak mistis….., sinyal drone hilang, sinyal telp hilang. usahakan kalau kesini pagi hari, karena cuaca masih bersahabat…. menuju ke area airterjun dari area parkir masih naek ojek dan masih berjalan kaki yang lumayan jauh dan licin…usahakan sandal yg khusus untuk jalan licin.. jangan mengajak orang tua karena membutuhkan banyak fisik dan jalan licin

  7. luar biasa bagus banget pemandangan disini……recomended…. dari dulu pengen kesini baru kesampaian….. banyak2 berdoa kalau kesini…. tempat rawan longsor dan hujan…. tempat masih agak mistis….., sinyal drone hilang, sinyal telp hilang. usahakan kalau kesini pagi hari, karena cuaca masih bersahabat…. menuju ke area airterjun dari area parkir masih naek ojek dan masih berjalan kaki yang lumayan jauh dan licin…usahakan sandal yg khusus untuk jalan licin.. jangan mengajak orang tua karena membutuhkan banyak fisik dan jalan licin

  8. Konon katanya air terjunnya tidak sebanyak, dan sebagus bertahun lalu. Memang airnya agak keruh, coklat kurang bersih ya. Btw perjalananan dari gates sampai lokasi air terjun jauh ya guys, beberapa Km. Persiapan cukup air minum, dan jas hujan plus ponsel tahan air. Kalau gak bawa gimana? Tenang saja, ada banyak penjual jas hujan sekali pakai, plastik pembungkus ponsel, sampai guide lokal.. . Disarankan pakai jasa guide, biasanya tarifnya hanya sekitar 50.000. dengan benefit: ada yang memandu jalan sampai naik ke air terjun paling tinggi, bercerita panjang lebar, sampai jadi tukang foto dadakan. Jadi bisa foto lengkap serombongan dengan bagus.. . Perjalanan ke air terjun tertinggi ini yang susah penuh perjuangan. Basah? Jelas, dingin? Apalagi… capek ya jalan jauh plus nyeberang ‘sungai’ dan memanjat bukit dari bebatuan licin. Inilah fungsi utama guide yang saya rekomendasikan untuk disewa. . . Tapi capek ga berasa kalau sudah sampai kok. Ada kepuasan tersendiri kalau sudah mencapai puncak air terjunnya. Apalagi kalau bisa berenang. Asal tahan sama suhunya saja.. . Oke, sampai di sini reviewnya. Like 👍 kalau suka dengan review ini, atau skip saja kalau ga suka. Ikuti terus perjalanan saya, dan ketemu lagi 👋 di review selanjutnya.

  9. Dari parkiran mobil bisa jln kaki atau ngojek 5rb dng seorang pemandu,trus jln kaki menyusuri sungai dan beli jas hujan gais 10rb

Tinggalkan Balasan